Yakuza Moon


Hai, bagaimana harinya?
Hope you guys are doing well today!

Aku mau sedikit cerita tentang bagaimana aku menemukan buku ini. Ini adalah sebuah memoar Shoko Tendo, aku menemukannya di pasar buku bekas di Solo. Buku ini berada di tumpukan berserakan, sampai-sampai ketika aku mengambilnya, hidungku terasa penuh dengan debu. Namun, judulnya membuatku tertarik, halaman belakang sampul pun menerangkan bahwa pemegang buku pertama ini pada tahun 2010. Maka aku memutuskan untuk memilikinya.

Langsung saja. untuk bahasan buku pertama, aku memilih Yakuza Moon yang ditulis oleh Shoko Tendo.
Markihu, Mari kita cari tahu!

Memoar ini mulai ditulis oleh Shoko tendo pada tahun 2002 dan di publikasikan tahun 2004. Iya, terbilang jadul, tetapi memoar ini bisa membuat kita tahu bagaimana cara kerja dunia yakuza. 

Yakuza adalah gengster di Jepang, ayah shoko adalah seorang boss yakuza. Selain menjadi boss yazuka, dia juga mengolah tiga perusahaan.

Pada saat kecil, kehidupan keluarga mereka sangat berkecukupan. Setiap pekan, keluarganya selalu keluar untuk sekedar makan di restoran. 

Namun, saat kecil pula Shoko diperlihatkan dengan hal yang tidak semestinya, bahkan diperlakukan tidak baik.

Ayah Shoko yang seorang yakuza, memiliki kehidupan yang keras. Ketika Shoko di bangku sekolah dasar, ayah Shoko dimasukkan ke penjara karena terlilit beberapa masalah. Shoko dan kakaknya yang masih dibawah umur tentunya tidak bisa menjenguk ayahnya.

Dari sinilah, kehidupan Shoko berubah.

Setelah keluar dari penjara, keluarga Shoko tidak bisa merasakan ketenangan lagi, mereka dikejar-kejar oleh hutang. Hutang ini berasal dari teman ayahnya yang juga seorang yakuza, dia membantu perusahaan ayahnya tetap berjalan. Tetapi, yakuza mempunyai sifat licik, dia akan memberi bunga sampai 100%, jumlah yang sangat fantastic, susah untuk keluarga Shoko melunasinya, bahkan mustahil. 

Ayah Shoko akhirnya membuat keputusan untuk keluar dari yakuza, dimana dia harus memotong jari kelingkingnya dengan tangan dia sendiri.

Hal buruk yang dialami Shoko sejak kecil, membuat Shoko berani mengambil keputusan untuk menjadi 'yanki' mengikuti jejak kakaknya saat dia berusia 12 tahum. Maka, dia merubah seluruh penampilannya menjadi lebih dewasa 5 tahun, agar dia bisa masuk ke sebuah bar. Di sini lah Shoko bertemu dengan temannya. Dan memulai mengenal pergaulan bebas. Hingga Shoko pernah dipenjara karena ketangkap oleh polisi berkeluyuran malama.

Pada saat sudah keluar penjara dan sudah remaja, dia menjadi gundik yang menyukai suami orang bersamaan dengan itu, dia juga melayani maejima (seorang yakuza penagih utang) karena diancam. Shoko juga sudah mulai menyuntik narkoba saat remaja, dan lebih sering menyuntik dengan maejima.  Kehidupan gelap Shoko tidak bisa dipisahkan, ia sudah terbiasa. Saat umur 20an tahun, Shoko bekerja menjadi hoster. Tekatnya adalah untuk menjadi hoster nomor 1. 

Maka, kapan berakhirnya kehidupan gelapnya? juga kenapa dan kapan dia memilih untuk menulis?
Jawabannya ada di novel ini. Dilain kesempatan, akan kita bahas khawatir sudah tidak ada lagi memoar Yakuza Moon ini. Selamat menjalankan aktifitas kembali. xoxo.


Komentar